Thursday, June 12, 2008

Sebuah Fatamorgana

Aku mengegelayutkan asa diatas jerami sukma yang mengering, menguning dan hampir musnah.
Menggantung diatas pucuk nelangsa yang membabi buta melarakan derai mimpi yang terburai membuncah.
Aku terkapar dalam angan-angan buatan manusia yang dibalur romansa picisan tapi bertemu logika, berloncat-loncat tanpa perlu lagi irama
Semua bagai suara sumbang tapi dipaksa syahdu.
Cinta hanya bongkahan luka hati yang dibalut dengan rekayasa penuh kasih tapi sebenarnya akibat takut kesepian

0 Comments:

Post a Comment

<< Home