Sebuah kisah atas nama cinta
Tuhan,
AKu tiada pernah meminta siapa pun mampir bahkan singgah di hidupku
Aku tiada pernah meminta siapa pun temani hari ku tuk penuhi kisahku
Aku tiada pernah meminta siapa pun tuk dengar ceritaku atau menagis bersamaku
Tuhan,
Aku tiada pernah butuh orang yang bisa mengisi jiwaku,lengkapi batinku
Aku tiada pernah butuh orang yang mampu terjemahkan isi kepala ku
Aku tidak pernah butuh orang yang bercengkrama bersamaku bertahun lamanya
Yang aku butuh hanya ke adaan nya,kesederhanannya, ketulusannya
Tanpa perlu bersentuhan aku tahu dia ada disana
Tanpa perlu di marahi,aku tahu aku salah
Tanpa perlu di bentak, aku tahu aku punya dosa
Tanpa perlu meminta, aku tahu dia mengerti semua
Tuhan,
Siluet persahabatan yang aku tawarkan hanya sederhana
Tanpa beban,tanpa harus memiliki, tapi tetap mencintai
Siluet kedekatan yang aku titipkan tiada pernah berubah
Hanya bersama habiskan lara dan duka diakhiri dengan tawa
Tuhan,
Mengapa hal sederhana saja tidak pernah kudapatkan
Adakah lagi ruang hampa itu menyeruak masuk perlahan
Setelah kisah cintaku berakhir menyedihkan??
Akankah nilai persahabatan berakhir mengerikan??
Tuhan,
Tidak bolehkah aku diam sebentar menikmati yang ada
Tanpa harus meminta,tanpa harus menangisi yang tiada

0 Comments:
Post a Comment
<< Home