Berinisial masa
sepenggal puisi dari kisah kasih ku di masa lalu untuk suatu masa yang kuberi nama bahagia ;
Kau bukan saja menjadi titik dalam setiap akhir dari kalimat yang aku miliki, tapi juga menjadi desah dalam tiap tarikan nafasku,bahagia boleh milikimu
Leburkan aku dalam dalam asamu,larutkan aku dalam nafasmu,lumat aku dalam lembut bibimu, lekatkan aku dalam pelukanmu, cuma kamu yang mampu basuh nafsuku
Seperti bunga ilalang yang tidak pernah layu, demikian kasihku padamu terus bersemi selalu
Entah mengapa basah bibirmu masih temani semua tubuhku,bahagia aku bisa lebur dalam kasihmu saat ini..
Dan semuanya telah berlalu, musim berganti tanpa permisi, cuaca berubah dan berganti tanpa perduli tentang rasa,cinta dan kasih yang sepi..
Seperti aliran sungai yang terhambat tiada tahu kemana akan bermuara...dan aku tiada punya tempat untuk bersandar lagi...
Teruntuk seseorang yang kuberi nama masa..dimana tawa, tangis, bahagia dan duka bergumul jadi satu dalam peraduan hari yang tiada pernah menentu...

1 Comments:
hei,are u american?? do you speak indonesian? how did you understand my languange.if you could not know my languange. but anyway,nice to know you.
Cheers,
serendipity
Post a Comment
<< Home