Wednesday, December 21, 2005

resahhh

Penggalan senja menghantar aku pada dua dunia yang tiada pernah kutahu dimana harus meletakkan penatku
Ada dua kisah yang tiada sanggup aku bagi untuk siapapun yang sempat mampir di ruang hariku
Kisah bahagia dan kisah nestapa, yang membuatku hidup sesuka hati nikmati hari dengan egoku
Sepetik kisahku mungkin hanya bagian kecil dunia yang sebenarnya biasa saja,dan bahkan tiada bandingannya dengan kisah mu
Aku ekspresikan yang aku punya...tapi aku tiada mampu untuk berbagi terlalu lama,karena waktuku hanya milikku
Ego ku membuncah dan tidak seorang pun mampu bantu aku tuk lupakan dukaku..

Berinisial masa

sepenggal puisi dari kisah kasih ku di masa lalu untuk suatu masa yang kuberi nama bahagia ;

Kau bukan saja menjadi titik dalam setiap akhir dari kalimat yang aku miliki, tapi juga menjadi desah dalam tiap tarikan nafasku,bahagia boleh milikimu

Leburkan aku dalam dalam asamu,larutkan aku dalam nafasmu,lumat aku dalam lembut bibimu, lekatkan aku dalam pelukanmu, cuma kamu yang mampu basuh nafsuku

Seperti bunga ilalang yang tidak pernah layu, demikian kasihku padamu terus bersemi selalu

Entah mengapa basah bibirmu masih temani semua tubuhku,bahagia aku bisa lebur dalam kasihmu saat ini..

Dan semuanya telah berlalu, musim berganti tanpa permisi, cuaca berubah dan berganti tanpa perduli tentang rasa,cinta dan kasih yang sepi..
Seperti aliran sungai yang terhambat tiada tahu kemana akan bermuara...dan aku tiada punya tempat untuk bersandar lagi...

Teruntuk seseorang yang kuberi nama masa..dimana tawa, tangis, bahagia dan duka bergumul jadi satu dalam peraduan hari yang tiada pernah menentu...