siluet persahabatan
Terseret dalam duka,terdiamku
Teronggok dalam sepi,tangisku
Tersudut dalam nerapu,deritaku
Terpenjara dalam nista,mahligaiku
Terbentur dalam dosa,akar hidupku
Aku mau mati...tiada berdaya,tiada berarti
Aku menyendiri,diatas tungku api yang tak terperi
Aku mau pergi dari ruang isolasi mimpi
yang tiada menghadirkan seberkas pelita hati
Berkubang dalam bejana dunia yang sarat luka
Berteman dengan musuh dan berselimutkan lara
Berdoa dalam tanya,dihempas jawaban yang menggila
Aku serahkan jiwaku utuh untuk sahabatku,ternyata musuh
Aku bagikan jantungku, ternyata diputusnya ulu nadiku
Aku hangatkan ia dengan damainya cintaku,ia bakar sukmaku
Aku bosan pergi dengan berlari
Aku lelah dan butuh tempat menepi

0 Comments:
Post a Comment
<< Home