Untuk Ayah
Ayah,
berpa lama kita sudah tidak bersiteru??
Mungkin tiga bulan kah tepatnya itu?
Ayah,
Aku rindu setiap omelanmu
Pertanda kau merinduku
Pertanda aku masih gadis kecilmu
Pertanda kau tiada mau kehilanganku
Ayah,
Saat ini kau terbaring tak berdaya karena luka
Saat ini kekuatanmu termakan oleh usia dan derita
Derita karena penyakit yang gerogoti jiwa
Derita yang bertahun lamanya selalu kau bawa
Sejak mentari terbit hingga malam datang menjelang
Ayah,
Jika bisa kau bagi derita itu kepadaku
Kita reguk bersama dan kita halau berdua
Aku tiada tega melihat kau terus tak berdaya
Menyepi dalam tangis dan berharap semuanya berlalu
Ayah,
Aku akan berjuang disini,untukmu
Aku akan menjadikanmu ayah yang paling berbahagia
Atas gadis kecilnya yang paling keras kepala
Aku akan menjadi apa yang kau impikan
Aku akan menjadi seseorang yang kau citakan
Ayah,
Untukmu....Satu cintaku....

0 Comments:
Post a Comment
<< Home