Saturday, December 08, 2012

Keterbatasan Yang Menjadi Kemenangan

Mengenal diri sendiri itu adalah hal yang paling sulit, karena banyak didalam diri kita yang menolaknya bahwa kita sering berlaku tidak adil terhadap diri sendiri.

Banyak sekali dari kita yang selalu menganggap ketidak tahuan kita itu adalah sebuah hal yang wajar dan setiap manusia punya keterbatasannya. Tetapi bukankah setiap keterbatasan itu bisa diminimalisir dengan cara mau belajar dan mau tahu tentang apa yang tidak kita ketahui?

Setiap kali saya bertemu dengan ketidak tahuan -keterbatasan- saya, saya merasa gagal karena ketika saya mengatakan tidak tahu rasa-rasanya saya tidak ubahnya dengan anak SD yang baru saja belajar berhitung atau menghapal sebuah teks untuk ujian. Saya pernah melakukan itu. Sering bahkan. Saya merasa ketika saya tidak tahu, orang akan berhenti bertanya kepada saya, dan hidup saya yang ada di zona aman itu tidak terusik. Saya akan terusik jika ada orang yang bertanya kepada saya dan saya bilang tidak tahu dan mereka memaksa saya untuk tahu. Hal itu mengganggu saya bertahun lamanya. Mereka selalu anggap saya bodoh, anggap saya tidak bisa apa-apa padahal ya, saya cuma nyaman sama situasi saya, saya cuma bangga sama keterbatasan saya.

Kali ini, satu tahun belakangan ini zona aman saya sedang porak poranda. Hidup saya sedang saya bentuk untuk menjadi pribadi yang bisa untuk mengatasi keterbatasan, belajar untuk bisa bersahabat dengan keterbatasan dengan cara mencari solusi untuk setiap masalah yang ada. Bukan untuk didiamkan, bahkan diabaikan. Saya tidak nyaman, sudah pasti, saya tidak yakin itu jauh lebih mungkin. Saya ketakutan itu selalu menghinggapi hari-hari saya. Apakah saya berhenti dan balik lagi ke masa 'nikmat' saya? Tunggu dulu, sepertinya hal terakhir itu belu terjadi dan saya berharap tidak akan pernah terjadi karena dimana saya berjuang kali ini disinilah cara saya memandang 'keterbatasan' saya, ketidaktahuan saya menjadi besar. Saya benar-benar tantang hidup saya untuk lebih keras berpikir, keras melawan keterbatasan dan mulai mencoba bergerak kearah yang lebih positif.

Semoga kita semua tidak terberdaya didalam keterbatasan dan selalu berjuang untuk terus melawan kemalasan.

Salam,
Hanita

Friday, March 20, 2009

Ujuni Dingolukon Ma Nian ( saat aku masih hidup seperti ini)

Hamu Anakkonku, (Kamu anak-anak ku)
Tampukni Pusuk pusukki (semua buah hatiku)
Pasabarma Amang, (bersabarlah putraku)
Pasabarma Boru, (bersabarlah putriku)
Laho pature ture au (Unutk merawatku)

Nunga Matua au, (sudah sangat tua diriku)
Jala Sitogu togu on, (dan harus dibantu untuk berjalan)
Sulangon mangan au, (harus disuapi makan diriku)
Siparidion au,(dimandikan pula)
Alani parsahitonkki (karena penyakitku)

Somarlapatan marende, margondang, marembas hamu (tiada artinya bernyanyi, berpesta, menari kalian)
Molo dung mate au (ketika aku sudah tiada)
Somarlapatan nauli, na denggan pattupaon mu (tiada artinya kebaikan yang kalian berikan)
Molo dung mate au, (jika sudah meninggal aku)

Ujuni dingolukkon ma nina (pada saat aku masih hidupku inilah)
Tupa ma bahen akka nadenggan (berilah hal yang baik dan benar)
Asa tarida sasude (biar terlihat semua)
Holong ni rohami, namarnatua-tuai (kasih sayang kalian kepada orang tua)

Lagu ini mengingatkanku kepada pria tanggung yang baru saja pergi beberapa bulan yang lalu dari tengah-tengah kehidupan kami.
Sebelumnya sering lagu ini dinyanyikan dirumah,saat beberapa sepupuku mengambil gitar dan menyanyikannya didepan pria tanggung ini
Tetapi karena tidak terlalu menyimak, akhirnya aku secara tidak pribadi tidak terlalu ambil pusing dengan isi lagu tersebut
Selang beberapa bulan, aku ingin sekali mendengar lagu yang ada di telepon genggam sepupuku
Akhirnya aku baru tahu lagu itu adalah jeritan hati orang tua, harapan mereka kepada anak-anaknya.
Seandainya aku lebih cepat tahu isi lagu tersebut, alangkah berartinya lagu itu kuaplikasikan sebelum pria tangguh itu yang biasa kami sebut papi pergi meninggalkan kami untuk selamanya.

Papi, apakah benar tiada artinya lagikah semua kebaikan yang kami berikan setelah engkau pergi??
Seandainya engkau tahu, dunia ini hampa tanpa kehadiranmu.

Peluk cium dari jauh......

Thursday, June 12, 2008

Simponi sebuah masa

Mari nyalakan lampumu tanda waspada pada masa lalu yang melanda lalu menjadi sinar yang menyala nyalang hingga menghalangi laju berjalan
Buka pintumu agar ia berlalu, jika perlu dibunuh hingga lenyap wabah yang mendera sukmamu
lerai pasukan duka cita bersenggama dengan bahagiamu karena ia hanya benalu yang gerogoti akal sehatmu
Rapatkan jendela hatimu, tambahkan kerai hitam diantara semu semoga tiada celah tuk bertamu
Mari berbagi masa depan yang lurus dilangkahmu

Sebuah Fatamorgana

Aku mengegelayutkan asa diatas jerami sukma yang mengering, menguning dan hampir musnah.
Menggantung diatas pucuk nelangsa yang membabi buta melarakan derai mimpi yang terburai membuncah.
Aku terkapar dalam angan-angan buatan manusia yang dibalur romansa picisan tapi bertemu logika, berloncat-loncat tanpa perlu lagi irama
Semua bagai suara sumbang tapi dipaksa syahdu.
Cinta hanya bongkahan luka hati yang dibalut dengan rekayasa penuh kasih tapi sebenarnya akibat takut kesepian

Friday, November 10, 2006

Please don't do it

Jangan bohongi aku
Aku menderita tiada terkira jika disakiti
jangan tipu aku
aku akan bersedih jika itu beririsan dengan hidupku
Jangan paksa aku untuk dikhianati
Aku tiada punya kekuatan untuk membenci
Jangan dustai aku
AKu akan terendap dan dan diam membisu
Jangan sakiti aku
Semua itu hanya lukai aku dan kikis hatiku
Jangan...
Tolong

Kepada Tuhanku

Ya Allahku,
Aku melakukan pujianku
Di dalam ruang diam yang tiada pernah mereka sentuh
Aku berseru di dalam hadirat Mu
Untuk ribuah sesah yang tiada mampu aku selesaikan
Ya Tuhanku,
Untuk semua pencobaan yang ada buatku
Aku bersyukur Engkau tetap mendekapku
Untuk segala sesuatu yang menderaku
Aku berterima kasih Engkau ada di dalam duniaku
Ya Allah,
Selalu balut aku dalam cinta-Mu
Selalu bantu aku untuk yakinkan diriku
Hanya Engkau lah yang pantas di cintai lebih dari segala
Ya Tuhanku,
Selalu yakinkan aku, Engkau lah batas diatas segala batas
Hidup diatas segala hidup
Untuk-Mu Tuhan......

Friday, October 13, 2006

and full stop

I used to write things in this blog. However it's been almost half year i didn't type or write anything in to my blog. Some say i am un-productive, and some say i didn't care about my talent anymore but i think is not about all of them. I felt stuck at the moment. I did not know what should i do. I am thinking too much about something that i am not suppose to be thinking.
There are a lot of dreams in my mind and because those dreams i could not focus with one to another aspect i have to finishing.....
life sometimes confusing me
life sometimes trap me and i could not escape
life hold me tight and i could not breathe and i hate it
life make me scare and carry on me to my funeral so close
a lot of responsibilities i bear and afraid to admit it,those are belong to mine
I wish i could bring back the time to my past when i am younger
i do not have to thinking about life,responsibility,and death
i do not like put my life through to an adult world...so nasty,wild,dirty and tired
just let me be...and full stop

teruntuk sebuah kegelisahan

Adakah yang pantas aku katakan ketika romansa ini berlumut dusta
apa lagi yang aku perjuangkan untuk sesuatu yang tidak pernah aku tahu
Menggelepar diantara tanya, tersiksa diantara luka yang menganga
Bilakah semua ini hanya rekayasa sebuah penantian yang takut sendirian
hmmm... entah lah aku tidak mampu mempertahankan semua kemunafikan

Thursday, September 28, 2006

Tiada lagi

Tak kucari lagi pagimu,senjamu,atau malammu
Tiada akan kuselami lagi mimpimu,kisahmu,kasihmu
Tak kan ku lihat lagi lukamu,emosimu,tawamu,senyummu
Aku harus pergi,sekali in aku tidak akan berhenti
Pada waktu yang sempat mengikatku menjadiku lupa diri
Aku harus melangkah kini, tak kan menangis lagi
Untuk semua dera yang mengungkungku hingga tiada tahu arti
Tak kucari lagi kemana pun kamu pergi.....

Thursday, May 11, 2006

dialoq: mencari jalan kebahagiaan

Maaf, numpang tanya
Jurusan ke pengadilan lewat mana ya?
Oh...anda salah jalan dik..ini ke arah pengkhianatan
Jangan ikut jalan sini, nanti adik tersesat malah harus turun di jalan kekecewaaan
Jadi saya harus ke arah mana ya mas??
Gini aja dik, adik ikut arah ke pengenalan, lalu bilang sama kondekturnya ingatkan adik untuk keluar di jalan kesabaran
Lalu mas??
Lalu dik ini, sambung ke arah penantian, nah diingat-ingat dik, sebelum adik turun di daerah keadilan itu, adik biasanya lewatin jalan penantian,kesedihan, ketakutan, kemarahan, dan kebohongan....
Berapa jauh dari jalan-jalan tersebut saya bisa menemukan jalan kebahagiaan mas?.
Ohh, gak lama dik, setelah jalan kebohongan, ada jalan karma, nah setelah jalan karma ada nama jalan...sebentar dik saya ingat-ingat dulu, nama jalan ini populer sekali....oh ya nama jalannya kesetiaan...nah baru adik ketemu jalan kebahagiaan.
Ohh begitu ya mas..jauh juga ya saya bisa sampai ke jalan kebahagiaan.
Iya dik, semua orang kalo nanya jalan kebahagiaan pasti bilangnya jauhh.. ya namanya juga tempatnya enak dik, gak ada yang jahat-jahat disana. Semuanya baik-baik disana dik. Ngomong-ngomong adik ini ke jalan kebahagiaan ada perlu apa?
Oh enggak mas, saya mau coba pindah rumah dari jalan kesepian.Udah gak betah. Makanya saya mau cari kost disana aja. Sebentar juga udah seneng kok bisa tinggal di jalan kebahagiaan itu.
Iya tuh dik, coba aja, biasanya suka penuh yang nyewa in rumah. tapi dicoba gak ada salahnya dik.
Baik lah mas, saya permisi dulu, sebelum gelap datang, saya ingin tiba disana.
Mari dik...hati-hati semoga mendapat jalan kebahagiaan.